Padahalia sudah keluar dari kota itu untuk menantikan apa yang akan terjadi atas kota itu (ay. 5). seruan penghukuman itu justru akan mendatangkan keselamatan bagi mereka jika bertobat karena sifat Allah tersebut. 18:21-22 untuk mengetahui perkataan yang tidak difirmankan oleh Tuhan adalah jika yang diucapkan seorang nabi itu tidak
BertobatDari Dosa-Dosa Kecil Seorang Muslim sudah selayaknya bertobat dari dosa-dosa kecil, berdasarkan firman Allah Azza wa Jalla, yang maknanya : Katakanlah kepada laki-laki yang beriman:âHendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang
Judul: Hijrah itu Cinta. Penulis : Abay Adhitya. Penerbit : Bunyan (Bentang Pustaka) Cetakan : Kedua, 2018. Tebal : viii + 276 halaman. ISBN : -5. Hijrah merupakan perjuangan berat nan penuh tantangan. Allah menyukai orang-orang yang bertaubat, berhijrah menjadi lebih baik. âOrang yang sedang berhijrah itu sibuk untuk bertobat
Agamaislam mengajarkan bahwa Allah mengetahui apa yang terjadi di langit maupun di bumi. Semua perbuatan manusia tidak luput dari pemeliharaan Allah. Misalnya ketika ia bertemu dengan salah seorang temanya, ia berkata bahwa ia tidak menyenangi kepala sekolahnya, tetapi bertemu dengan teman lain ia berkata, bahwa kepala sekolahnya baik
Vay Tiá»n Nhanh Chá» Cáș§n Cmnd. Unduh PDF Unduh PDF Dalam Alkitab, tertulis firman Allah "âŠmaka sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat" Kisah Para Rasul 1730.[1] Pertobatan adalah salah satu cara memulihkan hubungan dengan Tuhan. "Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan" Kisah Para Rasul 319-20.[2] Pertobatan metanoeo dalam bahasa Yunani adalah cara mengalami metamorfosis dalam kehidupan kita. Ketika seekor ulat membuat kepompong, terjadilah keajaiban yang mengubahnya menjadi kupu-kupu. Hal yang sama berlaku untuk manusia keajaiban yang akan Anda alami sebagai hasil pertobatan adalah menjadi ciptaan baru 2 Korintus 517[3] . 1Dengarkan khotbah pertama Yohanes Pembaptis yang memberitakan "Bertobatlah sebab Kerajaan Surga sudah dekat!" Matius 32.[4] Yesus [5] Matius 417, [6] Markus 115 mengutus 12 rasul-Nya untuk melanjutkan karya keselamatan dengan mewartakan bahwa manusia harus bertobat [7] Markus 612 dan hal ini ditegaskan oleh Petrus setelah hari Pentakosta [8] Kisah Para Rasul 238. 2Pahami makna pertobatan yang sesungguhnya. Sesuai naskah asli Alkitab berbahasa Yunani, pertobatan dalam Perjanjian Baru berarti mengubah pola pikir, bukan sekadar menyesali kesalahan sesuai arti nonbiblikal modern. Klik untuk mencari arti yang sesungguhnya. 3Berubahlah. Pertobatan berarti berubah dari manusia lama menjadi manusia baru. Yesus berkata kepada murid-murid-Nya "Setiap orang yang mau mengikuti Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikuti Aku" Matius 1624.[9] 4Teguhkan iman dengan bertobat. Yesus bersabda "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!" Markus 115.[10] 5Akuilah bahwa Anda adalah orang berdosa. Terlepas dari usia atau baik buruknya seseorang, ketahuilah bahwa tidak ada manusia yang layak menerima kemuliaan dari Allah. Seperti kisah Ayub dalam Perjanjian Lama, kita semua sudah tersesat dan harus mengakui kesalahan kita. "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah" Roma 323.[11] 6Sesali dosa di hadapan Tuhan. Penyesalan adalah langkah pertama menuju pertobatan memutuskan untuk menjalani hidup sesuai firman Allah agar tidak mengalami kekecewaan di kemudian hari.[12] "Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian" 2 Korintus 710. Salah satu syarat pertobatan adalah meninggalkan kehidupan yang penuh dosa. 7Jadilah orang yang rendah hati. Agar bisa bertobat, akui bahwa Anda sudah melanggar perintah Tuhan. "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati" Yakobus 46.[13] 8Bersikaplah proaktif, jangan pasif. "Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu; apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, Aku akan memberi kamu menemukan Aku" Yeremia 2912-14.[14] [15] 9Berharaplah untuk menerima ganjaran sebagai hasil pertobatan. "Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air surgawi. Sebab itu Allah tidak malu disebut Allah mereka, karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka" Ibrani 116.[16] 10Bersiaplah menerima pembaptisan. Pembaptisan adalah tindakan nyata yang menunjukkan bahwa seseorang siap mendengarkan firman Allah dan melaksanakannya dengan taat. "Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis" Kisah Para Rasul 241.[17] "Seluruh orang banyak yang mendengar perkataan-Nya, termasuk para pemungut cukai, mengakui kebenaran Allah, karena mereka telah memberi diri dibaptis oleh Yohanes. Tetapi orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat menolak maksud Allah terhadap diri mereka, karena mereka tidak mau dibaptis oleh Yohanes" Lukas 729-30.[18] 11Mintalah, carilah, dan ketuklah. Inilah yang harus kita lakukan sebab tindakan tersebut adalah kehendak Tuhan. Anda sudah melaksanakan firman Allah jika bertobat sesuai sabda Yesus, terutama apabila Anda selalu memohon bimbingan Roh Kudus. "Oleh karena itu Aku berkata kepadamu Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetuk, baginya pintu dibukakan. Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di surga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya" Lukas 119-13.[19] 12Carilah Tuhan tanpa henti sampai Ia menerima pertobatan yang Anda lakukan. Murid-murid Yesus mengetahui bahwa Tuhan sudah menerima pertobatan Kornelius beserta keluarga dan teman-temannya yang mampu berbicara dalam bahasa lidah seperti kemampuan yang sudah mereka Petrus dan teman-temannya miliki. Kisah Para Rasul 1115-18.[20] , Kisah Para Rasul 1044-46[21] . 13Jalani hidup sesuai ajaran dan teladan Yesus. Setelah Tuhan menerima pertobatan Anda, jalani hidup dengan selalu bersikap rendah hati, saling mengasihi sesuai sabda Yesus Yohanes 1334-35[22] , mewartakan Injil, menyembuhkan orang sakit Matius 107-8[23] , dan menjaga kekudusan Matius 520.[24] Bersikaplah rendah hati agar Anda mampu melakukan semua langkah di atas dengan baik. Mulailah dengan mengakui bahwa Anda tidak tahu apa-apa, tetapi Tuhan mengetahui semuanya. Amsal 35-10[25] . Orang-orang yang tidak percaya kepada Tuhan juga boleh meminta pertolongan-Nya. Sesuai firman Allah, Ia menghendaki semua orang datang kepada-Nya untuk bertobat sebab Ia siap menolong siapa saja. "Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak engkau ketahui" Yeremia 333[26] . Alih-alih berusaha memahami seluruh isi Alkitab, Anda hanya perlu berubah dan membiarkan Tuhan yang mengubah Anda. Yesaya 556-9[27] . Jangan menyerah! Bacalah Alkitab setiap hari agar Tuhan mencurahkan Roh Kudus sebagai respons bahwa Ia sudah menerima pertobatan yang Anda lakukan. Kisah Para Rasul 1115-18[28] . Pendapat kaum religius tidak selalu sejalan dengan makna alkitabiah. Oleh sebab itu, berfokuslah mempelajari Alkitab sebaik mungkin Matius 79-13[29] . Percaya kepada Injil yang mewartakan Yesus atau kabar baik tentang Yesus berarti percaya bahwa kuasa Tuhan mampu mengubah kehidupan Anda dengan cara yang ajaib Roma 116[30] , Kisah Para Rasul 18[31] , 1 Korintus 25[32] . Dalam Roma 109 "Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah TuhanâŠ", "mengaku" berarti mengatakan hal yang sama atau menyetujui. Seseorang dikatakan bertobat jika ia mengabaikan pemahamannya sendiri dan setuju dengan apa yang Yesus katakan. Klik untuk mencari makna orisinal kata "mengaku" Pelajari semua hal yang berkaitan dengan Yesus dan percayalah bahwa Ia wafat, bangkit dari kematian untuk menyelamatkan semua manusia, lalu berdoalah kepada Tuhan yang Maha Esa untuk bertobat, misalnya dengan mengucapkan "Allah Bapa, aku ingin hidup sesuai jalan yang Engkau tunjukkan, tetapi aku membutuhkan pertolongan-Mu. Bapa, berikan aku penolong yang Engkau janjikan untuk membebaskan aku dari dosa masa lalu yang membuat aku seperti debu jerami Matius 311-12[33] dan berikan aku kehidupan yang baru. Aku sangat bersyukur atas semua kebaikan-Mu. Ampunilah dosa-dosaku dan bebaskan aku dari hukuman supaya aku bisa memulai hidup baru. Terima kasih karena aku boleh mengalami kebaikan-Mu sesuai yang Engkau janjikan sehingga aku bisa menerima Roh Kudus dalam nama Yesus. Amin." Jalani keseharian dengan saling mengasihi. Ceritakan kepada orang lain tentang Yesus Kristus yang berperan sebagai mediator antara manusia dengan Tuhan sebab Ia adalah Putera Allah. Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juru Selamat bagi orang-orang yang percaya kepada-Nya, bertobat, menjalankan perintah-Nya, dan bersedia menerima Roh Kudus sesuai Yesus berarti menghadiri pertemuan dengan sesama umat Kristiani, menerima pembaptisan dalam nama Bapa, Putera, dan Roh Kudus sebagai tanda bahwa Anda menerima hidup baru dalam nama Yesus, berdoa kepada Tuhan, menjaga kerukunan, membaca Alkitab, dan menunjukkan kasih Tuhan kepada sesama dengan berbuat baik, memaafkan, saling mengerti, dan saling mengasihi sesama orang beriman". Jangan sia-siakan waktu untuk menjelaskan kepada Tuhan bahwa Anda pernah berbuat salah kepada orang lain dan memohon pengampunan agar bisa berbaikan lagi. Masih banyak kesempatan untuk memperbaiki hubungan. Lukas 189-14[34] , 2 Korintus 62[35] . Pertobatan bukan interaksi satu arah. Tuhan akan merespons pertobatan dengan cara yang ajaib jika Anda bertobat dengan sepenuh hati. Peringatan Pertobatan bukan pilihan. Yesus bersabda "Tidak! kata-Ku kepadamu. Jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian" Lukas 133.[36] Seseorang yang mengatakan bahwa ia sudah bertobat, tetapi tidak mau menerima pembaptisan dalam Roh Kudus belum melakukan pertobatan yang sesungguhnya sebab ia menentang rencana Allah. Yohanes 35[37] , Yohanes 663[38] , Roma 82[39] , Roma 89[40] , 2 Korintus 36[41] , Titus 35[42] . Orang-orang yang mengaku bahwa mereka adalah pengikut Kristus belum tentu sudah bertobat. Jadi, percayalah kepada Tuhan, alih-alih kepada manusia. Yeremia 175-11[43] . Seseorang yang mengatakan bahwa ia sudah bertobat, tetapi tidak mau menerima pembaptisan dalam air belum melakukan pertobatan yang sesungguhnya sebab ia menentang rencana Allah. Bertobat berarti menerima rencana Allah. Lukas 729-30[44] . Referensi Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
Oleh Raphael Z. Artikel asli dalam bahasa Inggris 5 Reasons You Should Repent â Again and Again Apakah pertobatan itu? Apakah orang-orang Kristen perlu bertobat? Kapan terakhir kali kamu bertobat? Sebagai orang percaya, kita tahu bahwa Yesus memanggil orang-orang yang belum percaya kepada-Nya dan orang-orang Kristen untuk bertobat ketika mereka jatuh ke dalam dosa Matius 417; Wahyu 25,16,21; 33,19. Namun, pertobatan terlihat seperti sebuah hal tidak menyenangkan dan kita harus memaksa diri kita untuk melakukannya. Itu seperti minum obat yang pahit ketika kita sakit. Kita tidak menginginkannya, tapi kita dipaksa untuk menelan obat yang pahit itu, karena kita tahu obat itu baik bagi kita. Dulu aku memandang pertobatan seperti itu, hingga suatu kali aku menyadari apa makna pertobatan yang sesungguhnya. Singkatnya, ada 3 hal yang terjadi dalam pertobatan Mengakui dosa kita, menolak dosa kita, dan berbalik kepada Allah. Semakin aku mengerti makna pertobatan yang sesungguhnya, semakin aku menyadari bahwa sesungguhnya pertobatan adalah sebuah hadiah yang indah dari Allah untuk kita. Mengapa? Inilah beberapa alasannya. 1. Pertobatan memungkinkan Tuhan memulihkan, mengampuni, dan menyucikan kita Dulu aku merasa tidak layak untuk mendapatkan pengampunan Allah ketika aku jatuh dalam dosa. Aku pikir, âAku sudah menjadi orang Kristen dan sekarang aku masih mengecewakan Allah seperti ini. Bagaimana mungkin aku bisa berharap Dia mengampuniku?â Syukurlah, Allah meyakinkanku dengan mengingatkanku kebenaran ini âJika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatanâ 1 Yohanes 19. Sejak saat itu, aku memutuskan untuk mengakui dosa-dosaku kepada Tuhan, tidak peduli betapa aku merasa diriku âtidak layakâ atau âtidak bersihâ, karena aku tahu Dia akan mengampuniku dan menyucikanku, sehingga aku menjadi benar kembali di hadapan-Nya. Sama seperti Allah datang kepada kita sebelum kita mengenal-Nya, Dia juga masih datang kepada kita dan memanggil kita untuk kembali kepada-Nya sekarang jika kita telah jatuh ke dalam dosa. âKembalilah kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN semesta alam, maka Akupun akan kembali kepadamuâ Zakharia 13; Maleakhir 37. Allah berjanji akan memulihkan kita ketika kita mengakui dosa-dosa kita Yeremia 159. 2. Pertobatan membantu kita untuk menjadi rendah hati Aku menyadari bahwa ketika aku mengalami kesulitan untuk bertobat, seringkali itu karena ada masalah kesombongan dalam diriku. Kesombongan adalah kebutaan rohani yang menyebabkan kita berpikir bahwa standar kita lebih baik dari standar Allah. Lawan dari kesombongan adalah kerendahan hati. Ada sebuah definisi kerendahan hati yang sangat aku sukai, âRendah hati berarti setuju dengan kebenaran.â Mungkin itulah mengapa Paulus mengatakan bahwa pertobatan membuat kita mengenal kebenaran sehingga kita dapat menjadi sadar 2 Timotius 225-26. Ketika aku bertobat dan belajar untuk setuju dengan kebenaran standar Allah tentang kebenaran dan dosa, aku bertumbuh dalam kerendahan hati. Allah menghargai kerendahan hati Dia mengasihani orang yang rendah hati, dan menentang orang yang congkak Amsal 334; Yakobus 46. Jadi lekaslah bertobat agar kita dapat bertumbuh dalam kerendahan hati dan menerima serta menikmati belas kasihan Allah. 3. Pertobatan menjauhkan Iblis dari kita Pada masa-masa ketika aku dengan sengaja tidak menaati Allah, aku merasa jauh lebih sulit untuk percaya akan kebenaran-Nya. Sebaliknya, rasa bersalah, rasa ragu, dan rasa takutlah yang bersuara nyaring dalam hatiku. Pemikiran seperti, âAllah tidak mengasihimu lagi,â âHabislah kamu. Allah takkan memberikanmu kesempatan lagi,â dan âAllah sudah tidak peduli lagi denganmu sekarangâ terus-menerus memojokkanku dan membuatku menjadi tidak damai sejahtera. Namun ketika aku bertobat dan berbalik kepada Allah, bisikan-bisikan Iblis yang menyesatkan ini mulai menghilang dan aku mulai bisa merasakan dan menerima kebenaran Allah lagi. Alkitab mengatakan kepada kita, âTunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!â Yakobus 47. Dalam ayat ini, tunduk kepada Allah berarti membersihkan tangan kita dan menyucikan hati kita dari dosa dan hati yang mendua Yakobus 48. Ketika kita berdosa, sesungguhnya kita sedang memberikan izin kepada Iblis untuk mendekat kepada kita, sebab âbarangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanyaâ 1 Yohanes 38. Iblis itu dekat dengan mereka yang melakukan apa yang Iblis lakukan Yohanes 844. Dan ketika Iblis dekat dengan kita, dia âdatang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakanâ Yohanes 1010. Ketika kita tunduk kepada Allah dengan bertobat, kita sedang menyatakan bahwa kita adalah milik Allah dan kita dapat melawan Iblis dan pengaruhnya di dalam hidup kita. 4. Pertobatan membebaskan kita dari kuasa dosa Aku benar-benar merasakan ini dalam hidupku. Ketika aku bersikeras melakukan cara-caraku yang berdosa, yang paling rugi adalah diriku sendiri. Meskipun dosa itu terasa manis, pada akhirnya itu amatlah merusak. Dan ketika aku tidak mau mengakui dosa-dosaku kepada Allah karena kesombongan dan rasa maluku, aku akhirnya tetap berkubang dalam dosa-dosaku karena Iblis telah berkuasa di dalam hidupku. Hanya ketika aku mengakui dosa-dosa ini kepada Allah dan orang-orang yang aku percaya, dosa-dosa ini akan kehilangan kuasa untuk menipuku dan menyakitiku lebih lagi. Aku bersyukur karena Allah memberikan kita jalan pengakuan dan pertobatan sebagai cara untuk mendapatkan belas kasih-Nya. Karena Yesus adalah Imam Besar Agung kita yang senantiasa menjadi pengantara kita dengan Allah Ibrani 414, 725, kita dapat âdengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunyaâ Ibrani 416. Alkitab memberi kita janji ini âKarena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskanâ Kisah Para Rasul 319. Jika kita tidak bertobat, kita takkan mampu menerima pertolongan dan kebebasan dari kuasa dosa. 5. Pertobatan membawa kita kepada kepenuhan hidup bersama Yesus Dosa akan membawa kita kepada kematian rohani. Firman Tuhan memberitahu kita bahwa âupah dosa ialah mautâ Roma 623 dan Yesus berkata, âjikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasaâ Lukas 133. Sebaliknya, pertobatan membawa kita kepada hidup Kisah Para Rasul 1118 dan keselamatan 2 Korintus 710. Sesungguhnya, ketika kita bertobat, kita mengundang Yesus untuk bersekutu dengan kita. Setelah mengingatkan orang-orang Kristen untuk âmerelakan hati kita dan bertobatâ, Yesus berkata, âLihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Akuâ Wahyu 319-20. Sukacita yang tidak terukur dari memiliki hubungan yang erat dengan Allah adalah apa yang telah Yesus berikan kepada kita melalui kematian dan kebangkitan-Nya, sehingga kita âmempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahanâ Yohanes 1010. Itu akan mengalahkan segala tipuan dan âsukacita palsuâ yang ditawarkan oleh dosa apapun! Kekekalan tidaklah dimulai ketika kita sudah ada di surga. Kekekalan itu telah dimulai sekarang dengan mengalami kepenuhan hidup bersama Allah, dan pertobatan memampukan kita untuk mendapatkannya. Akankah kamu bertobat dan kembali mendekat kepada Allah sekarang? Baca Juga Ketika Doaku Hanyalah Berisi Kata-Kata yang Indah Telapak tanganku berkeringat. Jantungku berdegup kencang. Pikiranku kacau. Bukan, aku bukan sedang gugup karena akan menghadapi ujian atau menyampaikan presentasi. Aku gugup karena harus berdoa bersama. Meskipun aku tumbuh di lingkungan keluarga Kristen, aku belum pernah benar-benar berdoa bersama dalam sebuah kelompok sebelumnya.
bagusp Official Writer Banyak dari kita yang menyesali perbuatan dosa kita lalu berusaha untuk bertobat namun sering jatuh dalam dosa yang sama berulang-ulang kali sampai kita masuk ke dalam titik jenuh akan penyesalan tersebut dan akhirnya kita merasa percuma untuk bertobat, karena kita berpikir ke depan pasti kita akan melakukannya kembali. Hal ini terjadi karena kita kurang memahami arti dari pertobatan dan kita tidak melakukan pertobatan dengan cara yang benar. Bertobat dalam bahasa yunani berasal dari kata Yunani yang memiliki arti perubahan pikiran. Jadi pertobatan bukan hanya penyesalan tapi bersedia meninggalkan dosa-dosa. Dalam alkitab kita bisa mengambil pembelajaran dari kisah Saul dan Daud Makam Raja Daud ditemukan, mereka berdua sama-sama pernah melakukan dosa yang sangat jahat di mata Tuhan namun ada perbedaan respon yang mereka ambil ketika mereka mengetahui kesalahan mereka. Saul tidak taat pada perintah Allah untuk menumpas seluruh bangsa Amalek termasuk ternak, namun dengan sengaja Saul mengambil ternak orang Amalek. Samuel menegur Saul namun dia beralasan menyisakan ternak untuk mempersembahkannya sebagai korban bakaran kepada Tuhan. Saul tidak bertobat justru dia berusaha membenarkan tindakannya. Berbeda dengan Daud, ketika dia ditegur oleh Tuhan melalui Nabi Natan karena telah membunuh Uria untuk menjadikan Batsyeba Istri Uria sebagai istrinya. Daud tidak berusaha membenarkan tindakannya tersebut, dia menyadari dan mengakui kesalahannya dengan kerendahan hati dan mulai mengarahkan diri kembali kepada Allah dengan berpuasa dan berdoa. âLalu berkatalah Daud kepada Natan "Aku sudah berdosa kepada TUHAN." Dan Natan berkata kepada Daud "TUHAN telah menjauhkan dosamu itu engkau tidak akan matiâ - 2 Samuel 1213 Setiap dosa pasti ada konsekuensi yang harus kita tanggung, begitu pula yang dialami oleh Saul, ketika dia tidak bertobat dan semakin memakai caranya sendiri untuk memimpin Israel, Roh Tuhan mulai undur darinya. Sementara Daud walaupun harus menerima kenyataan bahwa anak pertamanya dengan Batsyeba harus meninggal sebagai hukuman atas dosa yang dilakukannya, Daud mengalami pemulihan dan bahkan Tuhan memberkati rumah tangga Daud dengan Batsyeba dengan mengaruniakan Salomo sebagai anak mereka. Dari kisah tersebut kita bisa mengetahui pertobatan itu penting karena dengan pertobatan kita bisa menerima pengampunan dari Tuhan sehingga kita bisa terhindar dari murka Allah, hidup terberkati, semakin dipulihkan dan menghasilkan sukacita surgawi karena kita telah terbebaskan dari dosa-dosa kita. Tahap yang paling sulit setelah pertobatan adalah mempertahankan pertobatan itu sendiri, sehingga ada beberapa point yang harus kita ketahui untuk mempertahankan pertobatan kita, sbb 1. Jadikan dasar pertobatan kita karena kita mengasihi Tuhan. Upah dosa adalah maut, bagi siapapun yang masih bertahan dalam dosa pasti tidak akan memiliki keselamatan, namun disayangkan banyak orang-orang yang bertobat karena rasa takut masuk neraka. Hal ini bukanlah alasan yang tepat untuk melakukan pertobatan. Jangan jadikan pertobatan hanya untuk memperoleh keselamatan, tapi jadikan pertobatan karena kita mengasihi Tuhan dan ingin taat untuk setiap perintahnya. Kita harus mengingat keselamatan adalah anugrah yang Tuhan berikan bagi setiap anak Tuhan yang mengasihi-Nya. âKata Yesus kepada mereka "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa. Dan hamba tidak tetap tinggal dalam rumah, tetapi anak tetap tinggal dalam rumah. Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka." - Yohanes 834-36 2. Merubah pola pikir kedagingan. Pertobatan lebih dari sekedar ucapan penyesalan, lebih dari sekedar doa memohon ampun, lebih dari sekedar didoakan hamba Tuhan. Pertobatan adalah langkah untuk kita bertindak merubah setiap pola pikir kita yang terikat dengan kedagingan menjadi pola pikir anak-anak Tuhan yang telah dimerdekakan dari dosa. Dengan memiliki pola pikir yang sudah dirubah maka kita akan memiliki arah hidup yang selalu tertuju kepada Tuhan dan kerajaan-Nya, berani menyangkal diri dan mengambil bagian dalam pelayanan tanpa batas bagi Tuhan. âJanganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. - Roma 122 3. Membuat komitmen untuk meninggalkan dosa. Sangat mudah bagi kita terjatuh dalam dosa yang sama karena iblis memakai dosa lama kita sebagai senjata paling ampuh menjatuhkan kita karena itu diperlukan sebuah komitment untuk meninggalkan dosa tersebut. Langkah yang bisa diambil untuk memperkuat komitmen kita, yaitu fokus dengan masa depan kita dan jangan mengingat apa yang pernah menjadi dosa kita karena hal tersebut bisa mengintimidasi kita dan yang paling penting menjaga keintiman kita dengan Tuhan sehingga tidak ada cela untuk iblis memasuki kehidupan kita. ââŠ.. aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang dihadapankuâ - Filipi 313 Mungkin kemarin kita pernah gagal untuk mempertahakan pertobatan yang kita lakukan dan berulang-ulang kali jatuh dalam dosa yang sama, mari jangan takut untuk tetap melakukan pertobatan dengan sungguh-sungguh dan dengan kerendahan hati mengakui semuanya dihadapan Tuhan. Tuhan sangat mengasihi kita dan rindu untuk kita tetap berkenan dan melekat bersamanya. Anda diberkati dengan konten-konten kami? Mari dukung kami untuk terus memberkati lebih banyak orang melalui konten-konten terbaik di website ini. Yuk bergabung jadi mitra hari ini. Sumber Halaman 1
ï»ż403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID hiAWGOsC4iamG3Wo7V-MnuImg06feS7QCIGVdvBn12H0Kg4lYOQudA==
apa yang terjadi ketika seseorang bertobat